Shine – Jessica Jung Menggambarkan Industri K-Pop Melalui Karyanya

shine

Shine. 

Novel yang baru dirilis tahun 2020 lalu dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia di tahun yang sama ini, merupakan karya tulis pertama Jessica Jung (Mantan personil Girl’s Generation).

Baca novel ini di Gramedia Digital, tapi karena halamannya banyak (buat gua 300+ halaman udah kebanyakan:D) jadi gua gak baca sampe abis tapi langsung baca di halaman akhir. Jadi sedikit bisa ditebak gimana alur novelnya, kebanyakan nonton drakor nih wkwk.

Gua mau jelasin dulu ya deskripsi novel Shine ini sebelum kalian baca bagus/enggaknya novel ini versi gua.

Book Review : Shine – Jessica Jung

cover shine
Foto : Gramedia

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Penulis : Jessica Jung

Bahasa : Indonesia

Jumlah Halaman : 362 halaman

Tanggal Rilis : 6 Januari 2021

Blurb

“Apa yang bersedia kaupertaruhkan demi mewujudkan impianmu?”

Bagi Rachel Kim, remaja Korea-Amerika yang berusia tujuh belas tahun, jawabannya adalah: hampir segalanya. Enam tahun lalu ia direkrut oleh DB Entertainment—salah satu perusahaan musik K-pop terbesar di Seoul. Aturan menjadi trainee DB Entertainment cukup sederhana: latihan 24 jam sehari dan 7 hari seminggu, tampil sempurna, dilarang berkencan. Mudah, bukan?

Tidak juga.

Ketika skandal-skandal mulai bermunculan dalam industri yang berusaha keras mempertahankan citra kesempurnaan tersebut, apakah Rachel cukup kuat untuk menjadi pemenang? Atau apakah ia akan berakhir dalam keadaan hancur?

The Reason I Read. Shine.

Seperti yang udah gua deskripsikan di atas tentang penulisnya, alasan pertama gua nulis ini karena penulisnya. Jessica Jung. Karena Jessica mantan personil girl’s generation, dan saat umur 9 tahun girl group pertama kesukaan gua sampe saat ini cuman girl’s generation, jadi gua cukup memperhatikan alasan kenapa Jessica keluar dari grup girl’s generation, cuman kan gak harus gua jelasin ya kenapanya Jessica keluar dari grup, di google banyak kok informasinya.

Alasan lainnya, karena gua suka sama gaya bahasanya novel-novel terjemahan, bukan berarti gua gak suka karya penulis Indonesia. Buat yang belum punya banyak diksi dalam otaknya-macem w, ini rekomendasi banget sih buat dibaca, meskipun novel terjemahan, susunan kalimatnya masih gampang buat dicerna. Pertama, mungkin karena ini novel lebih cendrung buat young adult atau yang kedua, penerjemahnya yang keren, karena bisa memilih diksi sederhana yang susunan terjemahannya lebih bisa dipahami banyak orang tapi gak merusak eksistensi pesan yang ingin disampaikan penulis.

Baca Juga : Angkringan Lingsaka

Cerita ini, dimulai dari sosok remaja Amerika-Korea, Rachel Kim. Rachel sudah melakukan kegiatan trainee kurang lebih selama 7 tahun, di DB Entertainment yang akhirnya berhasil debut menjadi personil girl group. Belum selesai jadi personil grup, Rachel Kim harus menghadapi beberapa kenyataan pahit lainnya di hari-hari berikutnya. Mulai dari temannya Rachel, Choo Mina yang berusaha menyingkirkannya dari DB dan Jason Lee yang berusaha mengajak Rachel berkencan.

Sejujurnya, novel ini relate banget sama kenyataannya. Gimana para trainee harus menjaga tubuhnya supaya selalu proporsional, menjaga sikapnya yang gak bisa sembarang berkencan sama lawan jenis. Tapi sayangnya, novel shine banyak menuai komentar negatif dari Knetz. Kalo kalian mengikuti beritanya Girl’s Generation, Knetz banyak mengklaim bahwa novel ini tuh plek ketiplek mirip sama kehidupannya Jessica sewaktu masih menjadi anggota Girls’s Generation. Apa tuh kalo bahasa kerennya? Semibiografi atau otobiografi kehidupannya Jessica.

Padahal, kalo dari sisi gua ya. Mungkin Jessica cuman pengen menyampaikan perasaannya (yang mungkin aja dipendam bertahun-tahun) kepada dunia, mengatakan kebenaran yang sebenarnya. Sekedar melalui karya fiksi tapi kalo Jessica merasa lega karena udah berani menceritakannya, gak ada salahnya juga kan? Yang Jessica sampaikan lewat karya fiksinya juga udah bagus kok. Walaupun pada akhirnya Jessica juga tau harus menerima komentar pahit. Ya, semuanya kembali ke opini masing-masing ya, jangan ajak gua war. Canda war.

Kabar baiknya, novel ini akan dibuat versi filmnya. Kalo difilmkan, kira-kira kalian mau siapa nih guise yang jadi Rachel Kim dan Jason Lee?

Jessica Jung
Cangtip banget :” Foto : instagram @jessica.syj

Jessica Jung

Dari novel shine, bisa diambil pelajaran bahwa

Penting sekali bagi kita untuk mengingatkan diri sendiri bahwa kita adalah orang yang kuat. Siapa lagi yang akan berkata seperti itu kepada kita? Tidak seorang pun.

Kitalah yang harus mandiri, kitalah yang harus meyakinkan diri kita sendiri tentang apa yang mampu kita lakukan, dan kitalah yang harus melakukan apa yang kita tahu mampu kita lakukan.

Shine – Jessica Jung

You may also like

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *