Dark Desire adalah serial netflix yang gua tonton sangat cepat. Kenapa?

Halo, teman! Jiakhh, udah lama banget rasanya gue gak posting tulisan ngaco. Pada kangen gak si? Haha. Kalo lagi baik-baik aja sifat narsistik gue meningkat drastis, padahal sampai detik ini gue aja gak tau siapa pembaca setia gue haha. mohon dimaklum yaa.

Sekian kalimat pembukanya. Lanjut, mengenai maksud paragraf pertama. Gue nonton serial netflix Dark Desire ini bukan tanpa alasan selain gue lagi butuh asupan sex, gue gabut 😃

Berhubung gue gak punya partner sex, akhirnya gue lampiasin buat nonton film 21+ yang kalo bisa sih lebih keren dari fifty shades.

Sepengetahuan gue soal film 21+, selain fifty shades emang kayaknya belum ada yang bisa diterima pikiran liar gue. Menurut gue aja ni ya.

Gue juga udah berselancar di internet buat cari rekomendasi film serupa. Kebanyakan dari rekomendasi itu, film yang gue tonton itu bagian terpentingnya aja (interaksi peran utama), kayak percakapan-percakapan kecil pemeran pendukungnya gue skip.

Mungkin kalo kalian ada rekomendasi lain boleh deh infoin ke gue ya. Gue juga agak kurang faham betul dunia perfilman selain itu film seru atau enggak, gak paham juga komponen-komponen yang bisa dinilai bagus dari film itu.

Film bagus menurut gue yang terpenting gue menikmati film itu dari awal sampai akhir tanpa skip. Itu sih.

Nah berhubung gue kurang berbakat, jadi gue mau cerita aja nih gimana serunya serial Dark Desire menurut gue, ini bukan review ya teman. Jadi jangan harap gue bakal mengomentari sinematografi, audio, pemeran atau apalah.

Bukan sekedar formalitas belaka, gue mau memperkenalkan beberapa pihak yang terlibat dalam produksi serial Dark Desire ini. Informasi ini sebenernya bisa kalian lihat sendiri di internet, tapi gue ngerasa hal ini tuh penting juga untuk disertakan.

Episode pertama: 15 Juli 2020
Jumlah episode: 18
Jumlah musim: 1
Jaringan: Netflix
Genre: Drama, Cerita seru, Cerita seru erotis
Bahasa: Bahasa Spanyol, Inggris

Sumber informasi, google.

Oke, segitu aja mungkin informasi dari gue. Yuk, kita lanjut.

Penasaran gak sama penilaian gue soal serial dark desire ini? Enggak. Yaudah kalo enggak, bisa langsung cari informasi lain aja oke.

Iya? Agaknya serial ini kurang seru ya, karena gue cuman fokus sama peran utamanya aja. Sangat disayangkan karena semuanya berasa jadi pemeran utama. Entah itu Alma-Leonardo, Alma-Darío, atau Alma-Esteban.

Permasalahan utama dari serial dark desire ini adalah, mengungkap pelaku sebenernya yang udah ngebunuh Brenda. Teman baiknya Alma selama 30 tahun lamanya.

Tolong diingat tiga nama ini, Leonardo, Darío ataupun Esteban. Semuanya gue curigain, siapa sebenernya penjahatnyaaa? Sedikit bikin pusing emang. Eh salah, ga sedikit deng, tapi banyak.

Sebelum lanjut, yuk baca kerjaan gue judulnya Maybe, I Should

Gue coba buat menguraikannya yaa, orang-orang yang musti dicurigain.

Pertama. Darío.

Dario ini, berperan sebagai mahasiswa pascasarjana, usianya sekitar 25 tahun. Ketemu sama Alma saat Alma lagi berkunjung ke rumah Brenda di Cuernavaca.

Alma dan Brenda dateng ke pesta, singkat cerita akhirnya Alma dan Darío ini akhirnya melakukan hubungan sex. Begitu terus, sampai ditahap Darío jatuh cinta sama Alma dan akhirnya terobsesi.

Setelah sadar sama obsesinya Darío, dan hubungannya sama Darío diketahuin sama Esteban, kakak iparnya Alma otomatis kakak kandungnya Leonardo. akhirmya Alma sedikit jaga jarak sama Darío.

Atas kematian sahabatnya Brenda, Alma sangat kacau dan akhirnya dia menginginkan keadilan atas kematian sahabatnya.

Usut punya usut ternyata Esteban nunjukin beberapa rekaman sebelum Brenda tewas. Dalam rekaman itu ditunjukkan bahwa Darío orang terakhir yang menemui Brenda di rumahnya.

Demi menjaga nama baiknya sebagai sosok pengacara, citranya sebagai seorang istri hakim dari Leonardo Solares dan menjaga kehidupan putrinya Zoe. Alma menyetujui saran dari Esteban untuk menutup kasus kematiannya Brenda.

Kedua. Leonardo.

Setelah Darío dituduh sebagai pelakunya, ternyata Esteban melewatkan beberapa hal dalam rekaman itu. Ditunjukkan kalau orang terakhir yang dihubungi Brenda adalah Leonardo.

Disini, Alma masih gak percaya sama yang dibuktikan sama Esteban, menurut Alma, Esteban hanya memanipulasi dirinya. Banyak spekulasi soal hubungan Leonardo dan Brenda yang akhirnya diakui sendiri oleh Leonardo saat akhirnya dia tersadar dari komanya.

Ya, Brenda hanya sosok selingkuhan Leonardo. Gak lebih. Tapi Brenda malah jatuh cinta sama Leonardo yang jelas-jelas itu tuh suami temannya sendiri.

Alasan kenapa Leonardo dituduh membunuh Brenda? Karena Brenda mengancam akan membocorkan hubungannya dengan Leonardo ke Alma.

Definisi, jangan terlalu percaya sama sahabat sendiri. Jiakh.

Ketiga. Esteban.

Selain Alma, orang yang merasa terpukul atas kematiannya Brenda adalah Esteban. Yakin apakah dia betul-betul terpukul? Awalnya gue percaya bahwa Esteban ini sosok protagonis yang membantu menyelesaikan kasus kematian Brenda ini.

Bagi yang belum nonton, big no no. Gue mau kasih tau lebih awal, jangan percaya Esteban. Kenapa? Karena dia adalah dalangnya kawandd! Antagonis utamanya!! Jangan langsung percaya.

Di akhir episode serial Dark Desire ini, mungkin gua bakal spoiler bahwa Esteban dan Darío ini sebetulnya bersekongkol, di antara mereka pun ada yang mengendalikannya. Mungkin namanya Hefesto.

Sudah menjadi ciri khas netflix menyajikan open ending yang buat kita sebagai penonton berharap ada season duanya. Meskipun banyak percakapan yang gue skip, gue malah menantikan season duanya dong 🙈

Oiya, gue mau kasih tau bagian menarik dari serial dark desire ini. Salah satunya, percakapan antara Zoe dan Alma.

dark desire

Iya, iya sorry kalau gue ambil screenshootan dari channel h*rom, u know that. Kalo nonton filmnya langsung dari netflixnya kok, cius sumpah, ga oong, ew. Ini terpaksa banget karena tau sendiri kan, kita tidak bisa screenshoot langsung dari netflixnya.

Berapa rating yang gue kasih untuk serial dark desire ini?

Jawabannya, sama ajalah kayak orang-orang yang kasih rating di imdb.

Terkahir, apakah gue merekomendasikan untuk nonton serial dark desire ini?

Jawabannya, tonton aja. Ini genrenya thriller dibalut dengan banyaknya adegan erotis. Kalau suka lanjut, kalo enggak bisa ditinggalin.

Literally, gue sangat suka genre thriller tapi karena gue tinggal sendiri di rumah, jadi gue benci sama efek setelahnya.

Secara visual, dari apa yang dilihat mata itu memang gak membekas ya dalam pikiran gue. Tapi apa yang gue denger langsung menstimulasi pikiran gue dan itu bikin gue kadang ketakutan sendiri dan bikin gue gak bisa tidur.

So, gue nonton film ini gak pake suara sama sekali hahaha. Gue gak kebayang si yang katanya Na Jaemin paling suka genre horror dan dia punya 10 speaker di kamarnya, terus nonton film horror gitu pake speaker.

OMG! Sepertinya gue udah mulai ngaco. Sebelum makin ngaco, izinkan gue mengakhiri tulisan ini dengan kalimat rampai “Ambil yang baik, buang yang buruk”. Sekian dan terima kasih 😊🙌🏻