Project Description

Maybe, I Should

Cerita pendek yang dibuat berdasarkan pengalaman pribadi gua. Menurut gua, gak semua pasangan bisa bersikap baik hubungan pertemanannya setelah putus. Sekedar saran kalau mau memperbaiki hubungan pertemanan dengan mantan, mungkin bisa digunain cara di dalam tulisan gua ini hehe.

10% kisah nyata 90% manipulatif :D

Maybe, I Should – Part 1

Birthday Boy

birthday

Pukul 04.00 alarm di ponsel Winna terus berbunyi, sementara Winna masih terbaring pulas di tempat tidurnya, masih terlalu pagi untuk bangun dan siap-siap untuk bekerja.

Apalagi hari ini adalah hari Jumat, lebih enak untuk bermalas-malasan karena besok adalah weekend. Lagipula, tidak biasanya Winna memasang alarm pukul 4 pagi, paling pagi pun ia pasang pada pukul 05.00, meskipun pada akhirnya ia tetap terbangun pada pukul 06.00.

Selama 15 menit, alarm di ponselnya terus berbunyi tanpa henti. Biasanya pun ia menyetel alarmnya paling lama berbunyi sampai lima menit dan memberi jeda untuk berbunyi kembali 15 menit kemudian.

Akhirnya ia pun bangun karena terganggu dengan suara yang tak kunjung berhenti, saat Winna menatap layar ponselnya dengan samar, ternyata itu bukan alarm yang setiap hari ia pasang, melainkan pengingat ulang tahun mantan kekasihnya, Jeno! Read More…

Maybe, I Should – Part 2

Cinta Pertama Itu

cinta pertama“Mungkin ini kali ya yang orang-orang sering bilang ‘cinta pertama itu paling susah buat dilupain’” Giselle menggantungkan ucapannya, tatapannya menyapu seluruh isi ruangan “sebenci, sejijik atau apapun itu lah namanya, sebenernya lo gak pernah serius ngelupain dia kan? Ya buktinya hal kecil, kayak lo ingat tanggal ulang tahunnya aja masih ada dipikiran lo. Awalanya juga gue gak percaya si kalo lo udah hapus semua kontak dia, tapi lu selalu kekeuh kalo kontak Jeno udah lo hapus, akhirnya gue percaya deh. Tapi ngedenger apa yang belum lama terjadi, gue jadi ragu” Read More…

 

 

 

Maybe, I Should – Part 3

Pria Penjaga Perpustakaan

penjaga perpustakaanWinna memasuki lobi perpustakaan dan menyapa beberapa pustakwan yang ia temui di bawah sebelum akhirnya ia mendatangi ruangan yang dipenuhi rak-rak buku tak berujung sesuai dengan minatnya. Minatnya untuk sering mengunjungi perpustakaan ini.

Serunya lagi, alasan lain pengunjung yang datang khususnya para remaja, mencoba mencari pasangan yang menyukai genre buku yang sama. Biasanya mereka menuliskan username atau email pribadinya di sebuah majalah dinding, barangkali saat mereka sedang asyik membaca ada lawan jenis yang memperhatikannya dari jauh, dan saat hendak pulang ia langsung mencatat email yang ingin dikontaknya. Read More…

Maybe, I Should – Part 4

Tamu Tak Diundang

tamu

Setelah berfikir singkat, ia memakai selop berbulunya supaya terlihat sedikit sopan untuk menyambut tamunya. Sempat ia ragu apakah ia harus menyambutnya dengan gaun tidur yang dikenakannya.

Gaun tidur gue gak terlalu terbuka banget sih, kalo temen sendiri ya gapapa kali ya.

Saat melihat layar di dekat pintu apartemennya, ia mendapati laki-laki bertubuh tinggi mengenakan baju hitam yang menjelaskan bahwa sang laki-laki itu baru selesai berolahraga, didukung dengan sisa keringat di tubuhnya yang sedikit memperlihatkan dada bidangnya dibalik kaos hitam tersebut. Jeno?

Read More…

 

Selamat Membaca Bestieee :)

Best Regards

nandanadva