Angkringan Lingsaka : Racikan Anak Santri dalam Memulai Usaha

angkringan lingsaka

Angkringan Lingsaka ini project temen-temen gua waktu Aliyah dulu. Alasan mereka mendirikan angkringan ini, sebagai salah satu alternatif dari rencana awal mereka yang mau buat coffee shop, tapi harus tertunda karena beberapa alasan seperti membutuhkan modal yang cukup banyak. Selain itu juga, coffee shop hanya bisa dijangkau oleh beberapa orang tertentu aja. Secara menyuluruh angkringan ini berkonsep seperti warteg mini yang bisa dijangkau dan dikunjungi oleh siapapun.

Sebelum gua tau arti kata “Lingsaka”, dari pelafalannya tuh keren banget. Tanggal 31 Oktober yang lalu, gua mampir ke angkringan lingsaka ini, dan gua dapet kesempatan untuk ngobrol sedikit dengan ownernya alias Mang Kowi, ternyata lingsaka sendiri itu kepanjangan dari “Lindungan Sang Maha Kuasa”. Dalam artian, Tuhan itu kan Maha Pelindung, jadi Mang Kowi berharap bahwa bukan hanya para dewan eksekutif Lingsaka aja yang dilindungi oleh Tuhan, tapi juga para pembelinya. Mencakup untuk seluruh hal. Termasuk perlindungan dari temen yang “gua bayar nanti ya?” Gak nih?

Baca Juga : Sensasi Makan Masakan Padang Di Hotel Bintang Lima

Meskipun baru dibuka 3 bulan yang lalu, tim dari angkringan ini memiliki motivasi dan ide pemasaran yang cukup menarik. Melalui cerita dari mulut ke mulut, status WA/IG ke status WA/IG dari setiap individu yang merupakan kerabat atau kenalan dari tim yang menjadikan angkringan ini selalu ramai dikunjungi oleh pengunjung, apalagi menuju tengah malam.

Rasa Makanan Angkringan Lingsaka 4.5/5

Teh Tarik
Teh Tarik yang merupakan minuman favorit
Nasi Kucing
Nasi Kucing
Sate-satean
Sate-satean

Dari rasanya sendiri, enak banget kalo dinilai dari lidah gua yang pemilih untuk makan di angkringan ya. Dari 3 angkringan yang udah gua kunjungin, 2 angkringan lain bikin gua gak mau dateng lagi. Karena ya, rasa makanannya yang hmm agak pelit rasa. Dan angkringan lingsaka ini, berhasil ngebawa gua untuk pengen balik lagi makan sate pentolnya. Seriusan enak.

Menunya ada banyak, ada nasi kucing, sate usus, sate pentol, aneka gorengan, minuman hangat, dan minuman dingin yang beragam. Dan semuanya itu di bandrol dengan harga yang gak lebih dari Rp. 10.000,00,-

Tempatnya bersih, lokasinya strategis

angkringan lingsaka
Tampak depan angkringan lingsaka

Kalo dari tempat ya memang masih kecil dan minim, tapi kalo untuk rapih dan bersih ya perlu gua acungin jempol sih. Berasa gak lagi makan di pinggir jalan aja gitu.

Buat para readers, yang mau mampir kesini dan gak mau yang terlalu ramai, boleh dateng Setelah Isya ya. Karena bukanya mulai dari jam 18.00 – 01.00 dini hari. Lokasinya juga strategis, ada di pinggir jalan, tepatnya sebelum dan sederetan rumah sakit Karya Medika 2, Tambun.

Buat yang main-main nih ke daerah Tambun, jangan lupa melipir dulu ke angkringan ini sebentar. Rasakan dan buktikan sendiri gimana senasinya 🙂

🏡 : Angkringan Lingsaka (@angkringan_lingsaka)

📍 : Jl. Sultan Hasanudin No. 06 Km 24 Tambun Selatan, Kab. Bekasi.

💰 : Mulai dari Rp 3 ribu

⏰ : 18.00 – 01.00 (Menu Angkringan)

Best Regards

Mang Kowi

You may also like

6 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *